gravatar

Kitab Darmogandul dan Gatoloco

Raga jawa isi kawruh Arbi
Fisiknya terlihat Jawa (namun berisi) pengetahuan Arab.

Sayekti umor
(Sesungguhnya) hal itu adalah umor (rasa tidak enak di mulut yang menye-babkan selalu ingin meludah).

Sabab sanes wadah lan isine
Sebab (hal ini seperti) wadah yang ber-beda dengan isinya.

Margi sanes kawruh saking luri
Karena ini berarti pengetahuan yang bukan berasal dari leluhur

Katah salah ngerti
(Maka) Banyak salah pengertian
Nedi nginumipun
(seperti pada permasalahan) makan dan minumnya

... Kitab Arab djaman waktu niki
Kitab Arab jaman sekarang ini

Sampun mboten kanggo
sudah tidak terpakai lagi

Resah sija adil lan kukume
Hukum di dalamnya meresahkan dan tidak adil

Kitab Darmogandul
Banyak versi yang menjelaskan tentang kitab Darmogandul, terutama tentang jati diri orang yang menulis kitab tersebut dan kapan kitab tersebut ditulis. Ada sebagian kalangan yang menyatakan bahwa kitab tersebut ditulis oleh Ki Kalamwadi yang mempunyai guru bernama Raden Budi Sukardi. Ki Kalamwadi ini mempunyai murid yang bernama Darmo Gandhul. Nama dari muridnya inilah yang kemudian menjadi nama kitabnya. Dalam versi itu juga disebutkan bahwa kitab ini ditulis pada tahun 1478 M, yakni ketika kerajaan Majapahit masih berdiri.

Namun versi lain mengatakan bahwa kitab tersebut ditulis oleh Darmogandul sendiri. Ada juga yang percaya bahwa kitab tersebut adalah hasil tulisan pujangga Jawa terkenal Ronggowarsito. Tapi yang pasti, kitab tersebut memang benar-benar ada. Isinya sangat disakralkan oleh sebagian orang, terutama oleh para penganut kepercayaan. Lebih lanjut, para penganut kepercayaan ini me-namakan diri sebagai penganut ajaran Darmogandul. Pada umumnya, kitab Darmogandul ini banyak menceritakan tentang fenomena keagamaan saat itu, yakni saat Majapahit memimpin nusantara. Tentu saja, agama-agama yang disinggung saat itu adalah Budha, Hindu, dan Islam.

Sebagai contohnya, ada beberapa bagian dari kitab Darmogandul yang menceritakan tentang proses Islamnya Prabu Brawijaya, raja terakhir Kerajaan Majalengka, yang kemudian disebut dengan nama Kerajaan Majapahit. Diceritakan dalam kitab tersebut bahwa Prabu Brawijaya masuk Islam setelah kerajaan Majalengka yang dipimpinnya hancur diserang pasukan Raden Patah atau Babah Patah, yang tidak lain adalah anak dari Prabu Brawijaya sendiri. Raden Patah ini sudah memeluk agama Islam karena ibunya atau suami dari Prabu Brawijaya, yakni Putri Campa, pun sudah masuk Islam.
Dalam kitab tersebut diceritakan bahwa Prabu Brawijaya sudah lama tertarik dengan agama Islam setelah me-nikah dengan Putri Campa. Namun karena merasa sebagai seorang pemimpin dari kerajaan Hindu dan Budha, ia belum bisa menerima Islam sebagai jalan hidupnya.

Dari pernikahannya ini, ia dikarunia anak yang bernama Babah Patah atau Raden Patah. Di usianya yang sudah dewasa, Raden Patah diberi wewenang oleh ayahnya untuk memimpin Demak, namun masih dalam pengawasan kerajaan Majapahit. Tidak hanya itu, Prabu Brawijaya juga mengizinkan para ulama Arab, yang kemudian disebut para sunan, untuk menyebarkan Islam di kawasan Demak. Setelah beberapa tahun lamanya, banyak orang-orang Jawa yang berpindah agama dari Hindu atau Budha kepada ajaran Islam.

Konflik kemudian muncul setelah Demak berniat menyerang Majapahit. Para sunan berkumpul dengan para bupati Demak yang sudah masuk Islam, untuk menguasai Majapahit. Raden Patah menyetujui usulan ini. Mendengar desas-desus ini, Prabu Brawijaya merasa heran dan tidak habis pikir mengapa anaknya dan para ulama Demak hendak menyerang Majapahit. Padahal, pikirnya, mereka telah mendapat jatah kekuasaan di Demak dari Majapahit. Tapi mengapa setelah besar kekuatannya, Demak malah menyerang Majapahit.

Karena kondisi saat itu sangat kacau, Majapahit akhirnya jatuh ke tangan Demak. Sejak saat itu pula, pusat peradaban Jawa beralih ke Demak dan agama Islam semakin diminati.
Namun Prabu Brawijaya tidak bisa menerima kekalahan begitu saja. Kemudian ia meminta bantuan bala tentara dari Bali untuk menyerang kembali Raden Patah, namun hal ini berhasil dihentikan oleh Sunan Kalijaga dan konon, Prabu Brawijaya menyerahkan diri dan bersedia menjadi seorang muslim.

Darmogandul melecehkan ajaran Islam
Ada beberapa cerita dari Darmogandul yang jelas-jelas merendahkan ajaran Islam dan kaum muslimin. Memang bisa dimengerti karena bagaimanapun juga Darmogandul adalah kitab yang menjelaskan keagungan Majapahit dan agama yang dianutnya, yaitu Hindu dan Budha.

Dalam kitab Darmogandul, penilaian terhadap ajaran Islam adalah penilaian yang subjektif, yakni dari sudut pandang orang-orang yang menolak penyebaran Islam di tanah Jawa. Seperti kisah Sabdopalon, seorang abdi Prabu Brawijaya, ia menolak ajakan majikannya untuk masuk agama Islam. Sebagai bentuk kekecewaanya, Sabdopalon banyak mencela dan merendahkan ajaran-ajaran Islam. Dan celaan-celaan itu tertuang dalam kitab Darmogandul.

Berikut ini adalah beberapa bentuk pelecehan terhadap agama Islam yang tertulis secara lengkap di dalam kitab Darmogandul:
• “Akan tetapi umat Islam, jika diperlakukan dengan baik, mereka membalas jahat. Ini adalah sesuai dengan dzikir mereka. Mereka menyebut nama Allah, memang Ala (bahasa Jawa yang artinya jahat) adalah hatinya orang Islam. Mereka halus dalam lahirnya saja, pada hakekatnya mereka itu terasa pahit dan asin.”

• “Adapun orang yang menyebut nama Muhammad, Rasulullah, Nabi terakhir, ia sesungguhnya melakukan dzikir salah, Muhammad artinya makam atau kubur. Ra-su-lu-lah, artinya rasa yang salah (red. bahasa jawa, rasa sing ala). Oleh karena itu, ia adalah orang gila, pagi sore berteriak-teriak (red. teriakan adzan), dadanya ditekan dengan tangannya (red. ketika bersedekap dalam shalat), berbisik-bisik, kepala ditaruh di tanah berkali-kali (red. sujud).”

• “Semua makanan dicela, umpamanya: masakan cacing, dendeng kucing, pindang kera, opor monyet, masakan ular sawah, sate rase (seperti luwak), masakan anak anjing, panggang babi atau rusa, kodok dan tikus goreng.”

• “Makanan lintah yang belum dimasak, makanan usus anjing kebiri, kare kucing besar, bistik gembluk (babi hutan), semua itu dikatakan haram. Lebih-lebih jika mereka melihat anjing, mereka pura-pura dirinya terlalu bersih.”

• “Hal yang menyebabkan santri sangat benci kepada anjing, yakni tidak sudi memegang badannya atau mema-kan dagingnya, adalah karena ia suka bersetubuh dengan anjing di waktu malam. Baginya ini adalah halal walaupun dengan tidak pakai nikah. Inilah sebabnya mereka tidak mau makan dagingnya.”

Prof. Rasjidi, seorang sejarawan Indonesia yang sudah menerjemahakan kitab Darmogandul dari bahasa aslinya ke dalam bahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa aliran Darmogandul ini adalah ajaran yang sesat serta melecehkan Islam dan kaum muslimin. Setidaknya, Darmogandul bisa dikatakan sebagai kitab bagi aliran kepercayaan yang sarat dengan nuansa kebencian dan bahkan pornografi.

Menurut Darmogandul, hakikat ajaran Islam adalah syahadat, yang dalam versinya ditafsirkan dengan kata Sarengat, yang berarti hubungan intim. Artinya, hubungan intim dalam ajaran Islam adalah suatu bentuk ibadah yang agung sekali.

Berikut ini beberapa rangkuman dari kutipan-kutipan lain yang tertulis dalam kitab Darmogandul:
• Orang Islam mementingkan formalitas belaka, salat dengan gerakan-gerakan tertentu, azan dengan suara keras, doa dengan mengangkat kedua tangan (menengadahkan kedua tangan) seperti orang edan (gila), berteriak-teriak lima kali dalam sehari semalam.

• Orang Islam yang mengharamkan makanan yang lezat itu adalah keblinger.

• Yang penting dalam Islam itu adalah syahadat, bukan shalat (sembahyang).

Berdasarkan keterangan tadi, nampak jelas bahwa tujuan utama kitab Darmogandul ditulis untuk menghina, mencela, merendahkan, dan merongrong ajaran Islam.

Kitab Gatoloco
Adapun “kitab suci” aliran kebatinan yang mirip dengan Darmogandul adalah Gatoloco. Kitab ini diperkirakan sudah ada pada abad ke 19 M. Gatoloco sendiri adalah nama tokoh utama dari kitab tersebut. Dia digambarkan memiliki wajah dan penampilan yang buruk. Orangnya kerdil, tidak memiliki mata, hidung, dan telinga.

Secara isi, baik Gatoloco dan Darmogandul adalah sama, yakni sebagai kitab yang menentang penerapan a-aran Islam pada masa itu. Berikut ini adalah beberapa ringkasan dari Prof. Dr. Rasjidi mengenai isi kitab tersebut:

• Semua barang halal asalkan diperoleh dengan cara baik, seperti babi, anjing, kucing, luwak, tikus, ular, kodok, bekicot, (keong racun), semuanya halal asal diperoleh dengan cara yang baik. Barang-barang seperti itu, lebih halal daripada barang-barang halal seperti kambing, sapi, atau kerbau yang dida-patkan dengan cara yang tidak baik.

• Rasulullah itu bukanlah orang yang ada di Arab sana, dia sudah mati, lebih-lebih Saudi Arabia sangatlah jauh, maka menyembah Rasulullah di Arab itu tidak ada gunanya, dan aku menyembah Rasul yang ada dalam dadaku.

• Aku (Gatoloco) ini Tuhan yang berada di alam wujud. Rasulullah adalah hatiku, agamaku adalah agama rasa.

• Pedoman hidupku adalah bahrul qalbi yaitu lautan hatiku yang luas lagi dalam.

• Aku selalu sembahyang, tidak pernah putus-putus, sembahyangku adalah nafsuku ini, nafsu yang dari ubun-ubun adalah sembahyangku terhadap tuhan. Nafsu yang dari mulut adalah sembahyangku untuk Muhammad.

• Ada nafas yang keluar dari hidung itu adalah tali kehidupanku, oleh karena itu nafasku berbunyi Allah-Allah.

• Qiblatku adalah diriku sendiri yang dinamakan Baitullah. Arti lafadz "baitun" adalah baito (perahu, kapal) yang ber-arti baitullah adalah perahu yang dibuat oleh Allah. Sedang Ka'bah hanyalah buatan Nabi Ibrahim. Maka lebih bagus kapal buatan Allah daripada kapal buatan Nabi Ibrahim, oleh karena itu, berkiblat dengan hati lebih baik daripada berkiblat kepada Ka’bah yang hanya buatan Nabi Ibrahim.

• Sebelum dunia ini ada, sebelum ada bintang dan matahari, yang ada hanyalah Nur Muhammad, yaitu yang berada di bintang Johar yang menjadi pusar (pusat) atau wudel (bhs Jawa) Nabi Muhammad .

• Dua kalimah syahadat artinya aku bersaksi bahwa hidupku dan cahaya Tuhan serta rasa Nabi Muhammad adalah karena persetubuhan bapak dan ibu, karena itu saya juga ingin melakukan persetubuhan itu.

Sebenarnya masih banyak kutipan-kutipan dari kedua kitab itu, baik Darmogandul maupun Gatoloco yang jelas-jelas melecehkan Islam dan banyak mengandung unsur pornografi. Kiranya, amat sangat tidak etis jika kami (redaksi) menulis contoh-contoh selanjutnya dari penghinaan Darmogandul ini.

Antara Darmogandul dan Gatoloco dengan Jaringan Islam Liberal
Darmogandul adalah sebuah kitab yang isi dan muatannya penuh konflik dan penyelewengan ajaran Islam. Isi dari kitab itu banyak yang menlecehkan nilai-nilai syariat dan memberi kesan bahwa ajaran kebatinan, seperti Budha dan Hindu, jauh lebih baik daripada Islam. Darmogandul jelas menolak syariat. Jangankan untuk mendiskusikan penegakan syariat, untuk membicarakannya pun sudah diliputi rasa benci. Begitulah, Darmogandul merupakan cermin kebencian para penganut ajaran nenek moyang pada zaman dahulu terhadap agama Islam.

Namun kebencian itu ternyata tidak padam. Benih-benih Darmogandul kini bersemi kembali. Kecaman-kecaman serta penghinaan-penghinaan terhadap ajaran Islam dan kaum muslimin, kembali ramai dimunculkan. Kini tidak lagi soal sengketa Demak dan Majapahit, atau permasalahan Prabu Brawijaya dengan anaknya, Babah Patah. Kini kebencian itu jauh lebih melebar. Hukum al-Qur’an diinjak-injak, Nabi Muhammad direndahkan dan dihinakan, Lafadz Allah dipermainkan, kesucian Masjid al-Aqsha dihancurkan, dan hu-kum-hukum Islam diremehkan.

Di Indonesia, kini telah muncul suatu jaringan internasional yang mengusung nilai-nilai pluralisme namun sarat dengan kebencian terhadap ajaran Islam. Organisasi ini adalah JIL atau Jaringan Islam Liberal. Tidak berbeda dengan para pendahulunya, JIL merupakan generasi baru bagi para pembenci Islam, sebagaimana Darmogandul dan orang-orang yang menjadi pengikutnya.
Kalau dicari bedanya, tentu ada beberapa perbedaan antara Darmogandul dan JIL.

Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
• Darmogandul dan kitab-kitab lainnya seperti Gatoloco, menolak syari’at Islam itu untuk mempertahankan ajaran kebatinannya, sedangkan orang-orang Jaringan Islam Liberal menolak syari’at Islam itu untuk mempertahankan dan memasarkan Islam Liberal dan faham Pluralismenya.

• Darmogandul dan Gatoloco adalah seorang penganut ajaran kebatinan, sedangkan orang-orang Jaringan Islam Liberal adalah orang Islam yang bahkan pernah belajar agama di perguruan tinggi Internasional, kemudian mengajar pula di beberapa perguruan tinggi Is-am di Indonesia.

• Darmogandul sama sekali tidak paham bahasa Arab sedangkan JIL boleh dikatakan paham dalam berbahasa Arab.

• Darmogandul tidak pernah tahu tentang kajian fiqih dalam Islam secara detail dan sama sekali tidak pernah paham tentang kajian ilmu tafsir dalam memahami al-Qur’an. Sedangkan JIL bisa disebut pintar dalam mendalami kajian fiqih dan tafsir.

• Pelecehan yang dilakukan Darmogandul terhadap Islam layaknya celaan dari seorang yang bodoh terhadap sesuatu yang tidak ia pahami. Sedangkan penghinaan JIL terhadap ajaran Islam sama sekali menunjukkan bahwa dirinya munafik, dia paham Islam namun menikam Islam itu sendiri.

Tapi bagaimanapun juga, Darmogandul dan JIL itu ibarat dua mata uang logam yang sama, yakni sama-sama pembenci Islam dan kaum muslimin.

gravatar

Apa kritik pedas selalu pembenci islam? kalo gitu da vinci codemembenci kristen? Terus islam pembenci kristen kalau Yesus tidak mati tetapi Allo sudah menyerupakan oranglain dengannya? Jadi Islam adalah tukang fitnah donk?

gravatar

pelajarilah dahulu sebelum mengeluarkan penghakimanmu pd kelompok trtntu krn sudut pandang dr luar kadang d biaskan olh teory2 yg tlh mengendap d otak,apalgi otak manusia seringkali kotor..gmn bs jd filter?? (psn bwt golongan saklek&penganut keimanan pd kekolotan otak)pakai hatimu...islam it rahmatan lil alamin & jawen it mamayu hayuning buwono_it adl sama...dr ALLOH SWT

gravatar

seperti pada cerita Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga ketika disuruh mengambil buah aren/kolang kaling. itu semua adalah sanepa/petunjuk yang tersamar. Kolang kaling diartikam Kulla khalik.sabda sang pencipta. Yang mana untuk memakannya perlu ddikupas kulitnya dan direbus. Kalo dimakan menyah ya jadi gatal mulut kita.

gravatar

semua harus diartikan secara dalam. Kalo masih belum bisa menerima lebih baik diam , merenung mencari jawaban langsung dari Tuhan kita. Jangan bertanya pada manusia yang masih banyak bohong karena kepentingannya

gravatar

Demikian juga dengan ayat ayat dalam AL Quran..harus dikupas dan diolah lagi. Apa gunanya kalo kebenaran hanya secara syariat? hanya dapat dibadan saja. Tapi jiwa kita NOL BESAR. ga tau pemahamannya...Apakah semudah kita melafal syahadat trus ke islaman kita diterima oleh Allah....NONSEN

gravatar

Akan adanya kemuliaan umat muslim mari berdoa berjuang hidup menegakkan jalanlurus jawaban adanya kebenaran Tuhan Yang Maha Esa, Allah swttuhanku, saya adalah saya Rjoko alit asma namasejati diri Henry Firmanto,jawa Islam aliran putih sinar aji Putih NKRI-RI

gravatar

Prof. Rasjidi, seorang sejarawan Indonesia yang sudah menerjemahakan kitab Darmogandul dari bahasa aslinya ke dalam bahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa aliran Darmogandul ini adalah ajaran yang sesat serta melecehkan Islam dan kaum muslimin. Setidaknya, Darmogandul bisa dikatakan sebagai kitab bagi aliran kepercayaan yang sarat dengan nuansa kebencian dan bahkan pornografi.
=================
JIAHH HAHAHAHA... MANG QURAN TDAK MENGAJARKAN KEBENCIAN DAN PORNOGRAFI JUGA????? HAHAHAHAHA.... JUSTRU QURAN YG NGOMONG KALO MOSLEM MATI KONTOLNYA DISURGA TEGANG TERUS BIAR DIPASAR BS NGENTOT SANA SINI KAYAK ANJING.

gravatar

wez g usah engkel-engkelan, seng penting urip d nikmati ngono ae enak to.
wong urip karek nglakoni, digawe enak ae wez ayem.
jenenge manungso yo reno-reno. wayah ibadah yo ibadah, wayah nyambut gae yo nyambut gae.
engko lek loro-lorone wez genep.

gravatar
Muhammad Syafiq Hariri at 26 Desember 2010 10.58

Jaringan Islam Liberal, yang dipimpin Ulil Absar Abdalla, adalah organisasi bentukan CIA atas nasehat para petinggi Mossad. Tujuannya adalah menyesatkan para muslimin yang terlanjur dididik ala Barat.
Kami, Brigade Al Aqsa Indonesia, menyerukan agar para pengikut ajaran sesat ini segera bertobat, bila tidak, maka kami akan menetapkan hukuman yang adil.Insya Allah Ta'ala.

gravatar

Margono 10 Januari 2011 22,45.
Urun rembuk,orang masih senang memperdebatkan kebenaran Agama itu menandakan orang belum mengerti arti hidup,kenaapa Tuhan menciptakan manusia tdk ada yg sama itulah tanda Tuhn memberikan tanggung jawab yg berbeda,makanya kl ada perbedaan seharusnya tdk di persoalkan itulah kebenaran

gravatar

Jurusandi 23 januari 2011
jalankan hidup ini dengan iklas, hidup adalah proses, nikmatilah dengan sepenuh hati dan ciptakanlah kedamaian

gravatar

hmmmmmmmmmmmmmm

gravatar
jousefp subandy at 25 April 2011 20.12

sebenarnya isi darmogandol, gatoloco maupun syariat itu tujuannya sama yakni menuju sang Kholik jadi jangan saling menghina,......!!!!0k
"dalam kitab insan kamil dijelaskan sebelum Allah menciptakan Nabi Muhammad mana Nur Muhammad itu sudah ada"
NB: seorang mempelajari kitab darmogandul atau gatoloco tanpa mempelajari syariat ibarat bisa berpakaian tapi tidak punya pakaian sebaliknya orang yang mempelajari darmogandol atau gatoloco ibarat seseorang punya pakaian tapi tidak bisa berpakaian. jadi antara gatol,darmo dengan syariat itu harus saling beriringan,....!!! agar tidak salah faham

gravatar
jousefp subandy at 25 April 2011 20.16

sebenarnya isi darmogandol, gatoloco maupun syariat itu tujuannya sama yakni menuju sang Kholik jadi jangan saling menghina,......!!!!0k
"dalam kitab insan kamil dijelaskan sebelum Allah menciptakan Nabi Muhammad mana Nur Muhammad itu sudah ada"
NB: seorang mempelajari kitab darmogandul atau gatoloco tanpa mempelajari syariat ibarat bisa berpakaian tapi tidak punya pakaian sebaliknya orang yang mempelajari syariat tanpa darmogandol atau gatoloco ibarat seseorang punya pakaian tapi tidak bisa berpakaian. jadi antara gatol,darmo dengan syariat itu harus saling beriringan,....!!! agar tidak salah faham

gravatar

.Islam itu adalah syarat pembelajaran kehidupan iaitu perundangan yang perlu ada pada setiap insan sebagai pegangan kepada yang baik dan yang buruk.

gravatar

Yang hidup "SE" kita hanya rasa tiada rupa dalam kenyataan. Wallahuallam.

gravatar

anonim at 30 jan 2o12darmogandul dan gatoloco sekarang masih banyak prakteknya di masyarakat sebagai contoh aliran kapribaden.mereka menafsirkan ajaran islam yang berbahasa arab dengan bahasa jawa dengan cara gotak gatik gatung bubardeh kalau sepergti itu,

gravatar

anonim at 30 jan 2o12darmogandul dan gatoloco sekarang masih banyak prakteknya di masyarakat sebagai contoh aliran kapribaden.mereka menafsirkan ajaran islam yang berbahasa arab dengan bahasa jawa dengan cara gotak gatik gatung bubardeh kalau sepergti itu,

gravatar

Maafkan mereka karena mereka belum diberi hidayah oleh allah dan belum faham akan ajaran islam

gravatar

Satu hal dalam hidup kalian semua...
kita hidup di indonesia..kita hidup di tanah Sumatra, Jawa, Kalimantan,Bali,Maluku, dan sampai dengan tanah Papua....
Jangan pernah melupakan asal usul kita,nenek moyang kita...
sampai akhir ini pun terjadi penyangkalan asal usul kita sendiri..."seperti kacang lupa kulitnya" hanya membanggakan kultur dari negara luar saja..menganggap ajaran itu yang paling benar sejagad raya.mengklaim hal2 yang bukan miliknya...pengeboman,pengrusakan peninggalan sejarah leluhur kita.
jangan mencubit jika tidak ingin dicubit..
jangan mencela jika tidak ingin dicela..


Tanah Jawa Menagih Janji...

gravatar

sebelumnya mkasih pak udh nge share nih info... ane bca comment2 nya mpe geleng2 kepala...ckckck.

Hdeeehhh...ckckck....hmmm,,, dasyat juga niii efek dari ini 'kitab'...(kata orng2 trtentu lhoo..tp ky gini koo dibilang kitab yaakk..??? imajinatif(mungkin jg fiktif alias dibuat2)-konfrontatif(ngadu domba nii..)-subjektif-curhatif jg kalii yee :p-eeeh jg pornoaktif lhoo...aneh....ckckck...dan orng yg sngat amat mnjunjung tinggi&terjebak dgn isinya, mnurutku amat sangat aneh lgi..yaaa itu sii mnurut aku lhoo..maap2 dah klo ad yg trsungging...peaceee...)

Drpada ribut2...mending saling muhasabah deeehhh... yg ngaku muslim...jadilah muslim yg tangguh baik fisik-mental-ilmu&bertaqwa...shngga bs mmbedakan mana yg haQ n mna yg batil... Jngan, ngaku2 muslim tp 'nginjek2' agama nte sndiri... Akal itu salah satu amanah NYA, jd gunain tuu dgn sebaik2nyee...

akhir kata...islam tuu rahmatan lil 'alamin..penuh cinta damai...yaahh, sayang sekalii bagi siapapun orang yg menulis kisah/naskah/kitab ini...hmmmm,ku rasa dia belum mengenal (atau tdk mau mengenal sama sekali bin benci..) islam lebih dalam shg dg emosi&egonya dia menulis seperti itu, truss banyak dianut pula ma pngikut2nya sekarang... ckckck...

yaa muqollibul qulub, tsabit qolbu 'ala diinik wa 'ala too atik...

gravatar

JIAHH HAHAHAHA... MANG QURAN TDAK MENGAJARKAN KEBENCIAN DAN PORNOGRAFI JUGA????? HAHAHAHAHA.... JUSTRU QURAN YG NGOMONG KALO MOSLEM MATI KONTOLNYA DISURGA TEGANG TERUS BIAR DIPASAR BS NGENTOT SANA SINI KAYAK ANJING.

lhaaaa niii bocaaahh...keseringan baca nii kitab kaliii yee...jd ngomongnyee kaga diayakk duluu..yg ga mutu jg ikutan keluar....ckckck... peacee..
#siuul..siuull..#

gravatar

waduuuuuhhhhh.............. !

gravatar
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
gravatar

semua hanya budaya.....

gravatar

SEMUA AKAN KEMBALI
ASAL E ONO, BALI' ONO
TUNGGU SEBENTAR LAGI....

SEMUA AKAN MERASAKAN

gravatar

pembahasan yang berwawasan sempit sekali... termasuk PROFESORNYA.. SEJARAHWAN YANG SALAH ARAH... SAYANG SEKALI... CUMA TAU KULIT.. YA MAU GIMANA LAGI.. KETIKA TAU ISI DARI KULIT.. TENTUNYA TIDAK AKAN BERPENDAPAT SEPERTI ITU...

KLO PROFESOR ITU BETUL ORANG PINTAR... SURUH DATANG KE BALI... MARI KITA DISKUSI TENTANG SIAPA DAN APA YANG TELAH DICIPTAKAN OLEH ALAM ITU SENDIRI..

PROFESOR NAMANYA.. TAPI POLA PIKIR MASIH DANGKAL... HANYA PAHAM ILMU DUNIAWI..

gravatar

di hadapan Tuhan itu tidak ada agama yang ada kawulo dan gusti jadi jangan berebut bener yang punya cumak Tuhan

gravatar

Polemik Karya Sastra Jawa.... Hadeehhh... dadi brangasan kabeh..!!

gravatar

hai poro manungso elinge mbah buyut sampeyan ,darmogandul kuwi pengupasan protes sosial berkedok agama

gravatar

hai poro manungso elinge mbah buyut sampeyan ,darmogandul kuwi pengupasan protes sosial berkedok agama

gravatar

hai poro manungso elinge mbah buyut sampeyan ,darmogandul kuwi pengupasan protes sosial berkedok agama

gravatar

okeh wong kang aran marang liyan yen wong liyo iku kafir nenging ora mikir kafir e awake dewe, manungso iku kudu iso rumongso ojo rumongso iso ( keminter )ojo ngurusi dosone wong liyo mbok ngurusi ae dosone dewe isih abot opo wes entheng...ojo mikiri salah liyan bener e liyan pikir n rasakne salah bener e awake dewe ??? mikir awak e dewe wae bingung koq mikiri wong liyo....????

gravatar

kwkwkwkwkwkwkkwwkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw..........INTINE GUR SIJI........
MIKIR OOOOOO.......MANUNGSO URIP KUI
SAK JAN-JAN E KON NGOPO?.......
AKU IKI URIP KON NGOPO YOOOOOO?

iki do jawaben neng ati ne dewe.......
salam......

gravatar

sing rukun ojok tukaran ayo podo berlomba2 dlm kebaikan islam,hindu,buda.kristen,kepercayaan ayo podo rukun aku yakin smua ajaran agama mengajarkan kebaikan dan kerukunan hanya nafsu dan ego manusianya aja yang jadi ada masalah damailah selalu

gravatar

Kejawen itu adalah salah satu keyakinan/ kepercayaan asli indonesia yg tidak pernah menyalahkan keyakinan dari suku/bangsa asing, meski tdk dihargai/dibenci oleh orang2 dr sukunya sendiri. Bagi suku asli indonesia, janganlah mau diadu domba apalagi dg sukumu sendiri/SESAMA ASLI SUKU YG ADA DI IND. INGAT CARA BELANDA MENGUASAI IND, ADU DOMBA KAN BOZZZ/?. jd semua yg bentuknya adu domba pasti ujung2nya ingin jd penguasa di indonesia.Tidak percaya? berarti gilaaaaaa

gravatar

Di jaman sekarang sebagai orang asli jawa tentu saya tidak bisa memahami keaslian nilai2 luhur suku jawa asli saya, karena adat istiadat sebagai orang jawa sendiri sudah 80% terkontaminasi pengaruh2 kepercayaan dari asing..
menurut penilaian saya agama/kepercayaan yg datang dari asing hanyalah alat untuk menyatukan pengertian terhadap SANG KUASA ALAM entah itu dgn jalan baik/tidak..
.

gravatar

para peleceh hanya melihat dari sudut pandangnya sendiri yg amat dangkal...
dari akal yg bodoh
mncul dri nafsu yg blm dibersihkan
dr hati yg penuh angkara...
hingga melahrkan argumen2 fiktif n tdk masuk akal bgi akal2 yg sempurna...
orang2 darmogandul hanyalah sok sufi sok suci sok ngakikat... tpi hatinya jauh bhkn syirik kepada Allah...

gravatar

poro sederek kembalilah pada alqur'an dan sunnah rasululullah karena hanya itu yang membawa ketenangan. Ilmu islam sangat luas bisa ditafsirkan sesuai dengan keilmuan yang dimiliki. ada syariat dalam hakikat, ada hakikat dalam syariat, ada syariat dalam syariat, ada hakikat dalam hakikat, makrifat ada dalam syariat dan hakikat. baru ketemulah ilmu arab dengan ilmu jawa

gravatar

Statement mu ngga mutu sama sekali, sepertinya kamu hakim yang menentukan kebenaran.
Kalau ada tuhan memerintahkan kekerasan dengan alasan apapun, apa ini budi pekerti yang luhur.
Ingat : pada akhir jaman akan muncul orang yang berseru mengatas namakan Tuhan, dan kamu harus sadar semua ajaran yang di berikan itu dari setan atau dari TUHAN. Setan itu pintar, penipu, pendusta, pembangkang dan paling gelap.
Makanya kamu harus yakin benar dari lubuk hatimu terdalam coba kamu putuskan apa ajaran yang kamu anut itu berasal dari Tuhan atau ajaran setan yang memanfaatkan keterbatasan manusia.
Tuhan bukan pendendam, Tuhan bukan pembunuh, Tuhan bukan pemfitnah, Tuhan selalu mengedepankan kasih atas ciptaannya dengan penuh kemurahan hati. Selain ajaran itu adalah iblis.
Bukannya saya katakan bahwa, muhamad itu iblis yang bersembunyi dalam kebaikan di atas kegelapan.
Maaf iblis itu sangat pintar.
Maka sadarlah, renungkanlah dari dalam hatimu sebelum terlambat dan kamu tidak lagi bisa sadar dan merenung.
TUHAN MAHA PENGAMPUN, PEMURAH, PEMAAF DAN MAHA SEGALANYA.
MAAF jika ada yang tersinggung, karena itu isi hati sayamelihat kebenaran di dunia ini

gravatar

jelas aja orang hindu besar congor disini lha wong bali itu sarang maksiat

gravatar

Wis wis podo ra weruh e wae kok melu2 repot...ben agamane islam/hindu/budho/kristen sing penting ayo mbelo INDONESIA-RAYA

gravatar

mangga sami salaman. bedami. sedaya nipun takzih sadherek nunggil Bopo Adam Ibu Kowo. never quarelling for nothing. Peace

gravatar

menungso lahir nggowo akal pikiran lan perasaan,tapi ga onok sing di gae,nggugu benere dewe,kabeh ngroso bener,podo ngroso pinter dewe,nuruti nepsune dewe2,oalaahhh...coookkk jancook,senenge nggolek ruet